Tas Anak Sekolah Terlalu Berat

Dewasa ini tas sekolah anak biasanya berisi dari banyak macam benda. Tidak hanya buku saja, namun botol air minum dan kotak makan siang juga ikut masuk. Hal ini pun bisa menyebabkan masalah pada punggung dan postur tubuh anak.

Menurut Konsultan Pediatrik Dr Zinal Unadkat, anak-anak akan kehilangan minat datang ke sekolah karena tekanan membawa tas yang berat. Pikiran mereka akan selalu terbebani dengan berat dari banyaknya buku yang dibawa setiap hari ke sekolah.

Bawa tas yang berat akan berisiko membentuk postur tubuh yang buruk. Efek buruk lainnya, anak bisa mengalami sakit punggung, leher, dan bahu disertai kesemutan, mati rasa, kelemahan di tangan anak dan anak juga akan mudah lelah.

Pada tahap jangka panjang bila anak terus-menerus membawa tas berat, anak akan mengalami kerusakan tulang belakang, seperti skoliosis (tulang belakang melengkung). Ketika beranjak dewasa, anak akan mudah sakit punggung dan kejang otot, dikutip dari The Health Site, Selasa (13/6/2017).

Sebaiknya tas anak diatur rapi agar tidak terlalu berat saat dipakai. Waktu membeli tas, usahakan beli tas yang kokoh dan dirancang baik dengan tali pengikat yang lembut dan lebar. Hal ini akan mengurangi tekanan pada area leher dan bahu, saran Dr Smarajit Chakrabarty, ahli bedah ortopedi.

Anda juga harus memeriksa postur tubuh anak setelah menaruh tas di bahu. Jika Anda memperhatikan anak mencondongkan tubuh ke depan atau membungkuk, periksa kembali, apakah tas terlalu berat atau tidak.